Sariawan, pasti banyak diantara kita yang pernah mengalaminya. Sariawan memang sangat mengganggu, terutama jika sering berulang. Sariawan dapat menyebabkan nafsu makan menurun, rasa tidak nyaman saat berbicara, rasa meriang di badan hingga turunnya rasa percaya diri.
Sariawan (Aphthous Ulcer) adalah suatu penyakit yang manifestasinya berupa ulserasi dinding mukosa. Sariawan bisa terjadi dimana saja, namun yang paling sering ditemui adalah pada mukosa rongga mulut. Di rongga mulut sariawan bisa terdapat di bibir, lidah, gusi, langit-langit atau dasar lidah. Lubang-lubang abstrak seperti tertutup suatu membran putih yang sekelilingnya memerah disertai rasa nyeri yang sangat mengganggu adalah ciri dari sariawan.
Penyebab Sariawan
Sariawan dapat disebabkan karena berbagai hal, contohnya: turunnya daya tahan tubuh, infeksi, alergi terhadap bahan-bahan tertentu (pasta gigi, makanan, minuman), nutrisi yang tidak adekuat, obat-obatan tertentu, trauma (misal karena penggunaan sikat gigi yang bulunya sudah tidak rapi) dan stres.
Sariawan biasanya ringan dan tidak disertai panas, dapat sembuh dalam waktu 7 sampai 14 hari dan jarang berulang.
Penanganan Sariawan
Sariawan dapat dicegah dengan makan makanan bergizi dan kaya vitamin, menghindari bahan-bahan yang merangsang atau yang dapat memicu alergi serta menjaga kebersihan mulut dengan menggosok gigi minimal 2 kali sehari dan berkumur jika perlu. Jangan lupa untuk selalu mengganti sikat gigi jika bulunya sudah tidak rapi, karena dapat memicu trauma mukosa rongga mulut saat menyikat gigi.
Jika sariawan sudah terjadi, anda dapat meringankan rasa nyerinya dengan mengkonsumsi obat anti nyari (analgesik) seperti asetaminofen (parasetamol) atau antalgin, mengoleskan analgesik topikal serta sering-sering berkumur dan perbanyak minum air putih untuk menjaga kelembapan rongga mulut sehingga rasa sakit berkurang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar