Kamis, 27 Oktober 2011

Sedikit Mengenal IMPLANT DENTAL

Karena kebutuhan akan info soal jawaban yang sering ditanyakan oleh banyak sahabat saya mengenai gigi palsu, terutama implant, membuat saya menuliskan sedikit pemahaman Implant Dental, dari definisi mudahnya, indikasi dan kontra indikasi, dan kekurangan dan kelebihannya jenis perawatan dan pembuatan gigi palsu jenis implant.

IMPLANT DENTAL menurut wikipedia (kenapa wiki? soalnya pasti secara umum hasil googling diarahkan ke wikipedia untuk sedikit literatur yang disimpulkan dari berbagai sumber). A dental implant is an artificial tooth root replacement and is used in prosthetic dentistry to support restorations that resemble a tooth or group of teeth. There are several types of dental implants.

Nah sedikit saya jelaskan, bahwasannya IMPLANT DENTAL merupakan suatu pembuatan gigi tiruan dengan metode implant (menanam) suatu bahan tertentu kedalam tulang rahang (bersifat biocompatible) yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan/pemasangan mahkota gigi yang disesuaikan dengan nilai estetika juga kebutuhan oklusi (gigitan) dari rahang dari hilangnya 1 gigi hingga lebih.

Proses penggantian gigi dengan gigi tiruan jenis ini, tentunya harus berdasarkan aspek-aspek yang mendukung terhadap kondisi pasien.

Aspek-aspek Yang Mendukung (Indikasi)

1. Rahang atas dan rahang bawah harus mempunyai lengkung yang baik sehingga orientasi cukup memuaskan untuk penanaman implant dental.
2. Rongga sinus pada rahang atas atau saraf pada rahang bawah harus terletak pada posisi tidak akan menggangu penemapatan implan dental.
3. Ketebalan tulang harus cukup adekuat untuk memberi dukungan implan dental.
4. Pasien perduli terhadap kesehatan mulutnya dan dapat membersihkan sendiri implan dental.
5. Pasien tidak mempunyai kelainan sistemik (riwayat penyakit tertentu yang memperburuk kondisi pasien tersebut).

Aspek-aspek Yang Tidak Mendukung (Kontra Indikasi)

Kontra Indikasi dental implant:
1. Kelainan pathologis pada tulang rahang (misalnya; tumor tulang).
2. Penyakit kelenjar ludah (misalnya;tumor pada kelenjar ludah).
3. Radiasi terapi untuk perawatan kanker.
4. Umur pasien dan status gizi (pada pasien dengan gizi yang buruk, mempengaruhi proses penyembuhan dan evaluasi dari biocompatibilitas bahan implan dan tulang rahang dan jaringan sekitar).
5. Penyakit yang berhubungan dengan metabolisme. yaitu : Kencing manis, Hyperthyroidism.
6. Kelainan Darah. yaitu.: anemia, kelainan pembekuan darah (berhubungan dengan proses prosedur pembedahan yang akan dilakukan).

Keuntungan dan Kekurangan Implant Dental
1. Restorasi yang ideal untuk kasus kehilangan gigi geligi (baik 1 gigi maupun lebih dari 1 gigi) daripada gigi tiruan konvensional (lepasan)
2. Restorasi cekat yang lebih stabil dibandingkan gigi tiruan cekat.
3. Kekurangannya ; mahal dalam biaya prosedur pembedahan dan pembuatan (karena bahan yang ada merupakan bahan khusus dan biocompatible ---> dapat diterima dengan baik oleh jaringan dan tulang rahang)

Nah untuk prosedurnya akan saya coba jelaskan pada tulisan berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar